Langsung ke konten utama

Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Masih Kekurangan Guru


Tangerang,newsskri.com

Forum Jurnalis Pasar Kemis (Forjumis) menyoroti Dinas Pendidikan Provinsi Banten, yang diungkapkan masih mengalami kekurangan guru pada semua semua sekolah tingkat SMA/SMK se Provinsi Banten.

"Kekurangan tenaga pendidik untuk guru bidang pelajaran spesialis masih dialami sejumlah sekolah dari semua sekolah tingkat SMA,/SMK" kata
H. Simanjuntak. SH. Ketua Forum Jurnalis Pasar Kemis (Forjumis), pada awak media. Selasa (23/07).

Dikatakan, bahwa Kekurangan guru bidang pelajaran spesialis diantaranya guru untuk mata pelajaran eksak seperti Matematika, Elektro, Kimia, Fisika dan
termasuk guru mata pelajaran Kesenian dan Olah Raga serta Bahasa Inggris.   

Sedangkan untuk menutupi kekosongan guru pada mata pelajaran ekstrak atau spesialis ini, sekolah tersebut menggunakan guru yang
bukan pada bidangnya itu seperti Matematika dipegang oleh guru lulusan Sarjana Agama, tapi tetap melakukan penyesuaian.

"Kita sudah investigasi ke beberapa sekolah , mereka mengatakan bahwa sekolah saat ini kekurangan guru , karna ada yang sudah pada pensiun. Maka Dengan ini Kami meminta kepada Disdik Propinsi Banten Supaya Serius menanggapi keluhan keluhan Di Lapangan dan  melaporkan kekurangan guru ini Ke Kemendikbud agar bisa di selesaikan segera , supaya untuk tetap berjalan, maka disiapkan guru pengganti,” katanya

Ditambahkannya, total guru di Provinsi Banten ada sekitar 29 ribu guru terdiri dari guru PNS sekitar 22 ribu dan guru non PNS sebanyak 6700 orang.

Para guru tersebut mengajar di SMAN/SMKN. Namun, jumlah guru yang ada, masih dinilai kurang karena guru bidang
spesialis yang belum terpenuhi.

"Meski guru spesialis masih dirasakan kurang tapi Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah berlangsung baik," katanya menjelaskan.

Selain kekurangan guru pada mata pelajaran eksakta atau spesialisasi di SMA/SMK. Guru mata pelajaran produktif untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga dirasakan kurang, seperti guru pelajaran bidang keahlian, di antaranya pelajaran Komputer, Elektro, Otomotif dan Akutansi.

"Untuk memenuhi mata pelajaran ekstra dan mata pelajaran produktif itu, Dinas Pendidikan membutuhkan sekitar dua ribu guru. Untuk kebutuhan ini Dinas Pendidikan harus sudah menyampaikan masalah ini kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD)," kata ketua Forjumis.

Dijelaskan Untuk kekurangan guru pada mata pelajaran ekstra dan produktif itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, maka itu diharapkan maksimal di tahun 2024 kebutuhan guru dapat terpenuhi.

"Bila sekaligus dipenuhi rasanya tidak mungkin. Itu perlu dilakukan secara bertahap. Maka, kuota Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah bisa lebih banyak lagi sehingga pada tahun 2024 itu dapat terpenuhi walaupun hanya 80 persennya saja," kata Juntak lagi.(Danu)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPP LSM Pelopor Akan Adukan Oknum TNI Sok Preman ke Denpom Mabes TNI, Diduga Bekingi Perusahaan Provider Internet Fiberstar

Tangerang (Beritanewsbanten.com) ---- Kejadian tersebut diawali dengan pemasangan tiang WIFI yang berlokasi di wilayah Jl Raya Cisoka Adiyasa, Kecamatan   Cisoka, sekitar pukul 02:30 Wib, Jumat (14/3/2025). Ketika masyarakat menanyakan soal Kegiatan penggalian tiang WIFI kepada pekerja dan meminta diperlihatkan surat ijinnya, kemudian datang   seorang oknum TNI dengan nada keras dan membentak serta mau ambil sesuatu dalam tasnya yang diduga senjata. Sontak saja masyarakat tidak menerima sikap oknum TNI tersebut sehingga terjadi kegaduhan. Melihat kegadukan terjadi, seorang warga menghubungi via telepon Sekjen DPP LSM Pelopor, mendapat laporan tersebut Sekjen Heru bersama tim lansung menuju tempat kejadian. Sesampainya di lokasi, ternyata benar ada keributan adu mulut bahkan hampir terjadi adu fisik, antar   masyarakat dan oknum TNI yang diduga beking dari provaider Wi-Fi. Tentu saja, Heru selaku aktivis langsung melerai kedua belak pihak yang sedang ribut. Kemudian, H...

Langka! Lurah Binong Lantik Ketua RW dan RT di Hari Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

  Foto Lurah dan undangam bersama Ketua RW-RT  yang dilantik Tangerang (Beritanewsbanten.com) --- Lurah Binong, Sukri Ariansyah, SE, MM melantik Ketua Rukun Warga (RW) dan Ketua Rukun Tetangga (RT) Keluraham Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, masa bhakti tahun 2025-2028, Minggu, 17 Agustus 2025. Pelantikan dimulai pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Kelurahan BInong yang dihadiri tamu undangan, Babinsa, Ketua LPMK, Ketua Forum RW, dan Ketua Karang Taruna Kelurahan Binong. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatangan berita acara pelantikan.   Adapun Ketua RW yang dilantik ada empat orang: Iskandar (Ketua RW 013), H.Juniwan, SH (Ketua RW 014), Parmo (Ketua RW 015) dan Drs. Bambang Nugraha (Ketua RW 017). Sementara Ketua RT yang dilantik yaitu: Nursamsudin (Ketua RT 004/RW 005), Suyati (Ketua RT 010/RW 012) Andi Yulianto (Ketua RT 008/RW 013), Arif Setiyawan (Ketua RT 010/...

H. Juniwan, SH Ketua RW 014 Terpilih Periode 2025 - 2028 Kelurahan Binong, Curug

  Keempat Calon (tengah) Foto Bersama Tim Formatur RW 014 Tangerang (Beritanewsbanten.com)  ---- Tim Formatur RW 014 Perumahan Binong Permai, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang telah melaksanakan tugasnya dengan menggelar pemilihan Ketua RW 014, Sabtu (21/06/2025). Hasilnya, menetapkan nomor urut 1 H. Juniwan, SH Ketua RW 014 terpilih  masa periode 2025 – 2028. Ada empat calon yang bersaing untuk memperebutkan kursi Ketua RW 014. Mereka adalah: Nomor urut 1 H. Juniwan SH yang dicalonkan/diusung warga RT 008 memperoleh 204 suara.  Nomor urut 2 Somad   dicalonkan RT 001, 002, 003 dan 004 memperoleh 142 suara. Nomor urut 3   Irfan Zulkarnain dicalonkan RT 005,   006, 007 dan  010 memperoleh 155 suara. Terakhir nomor urut 4   Agus Seto Budiarto dicalonkan RT 09 mendapat 38 suara. Pemilihan Ketua RW 014 kali ini sangat menarik, selain diikuti empat calon, pelaksanaanya transparan  dan sangat demokratis. ...