Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menghadirkan
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, serta
sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh
masyarakat untuk menundukkan kepala dan membuka hati, sebagai wujud syukur atas
rahmat dan kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, malam ini kita berkumpul dalam suasana penuh
rasa syukur, mengingat perjalanan panjang Kabupaten Tangerang yang kini berusia
393 tahun,” ujar Maesyal.
Menurutnya, usia tersebut bukan sekadar angka, melainkan catatan
panjang perjuangan para ulama, tokoh masyarakat, dan para pemimpin terdahulu
yang telah mengabdikan diri untuk membangun Tangerang.
Kemudian Maesyal mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-393 Kabupaten
Tangerang tahun ini mengusung tema “Bersyukur, Berkarya, Berdaya” — yang
mencerminkan semangat untuk mensyukuri nikmat dengan berkarya nyata dan
memberdayakan sesama.
“Keberhasilan dan kemakmuran yang kita rasakan hari ini adalah
buah dari kerja keras, doa, dan perjuangan para pendahulu,” imbuhnya.
Maesyal juga menekankan pentingnya membangun keseimbangan antara
pembangunan fisik dan spiritual.
“Kemajuan yang kita raih harus membawa kesejahteraan lahir dan
batin. Semoga melalui lantunan shalawat dan doa malam ini, Allah SWT menurunkan
rahmat-Nya untuk Kabupaten Tangerang, serta menjauhkan dari segala bala dan
musibah,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah yang
turut hadir, mengajak masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai momentum
muhasabah.
“Daerah lain banyak yang porak-poranda, tapi karena di sini ada
shalawat, pengajian, dan cinta Rasul, Alhamdulillah Kabupaten Tangerang aman,
damai, dan sentosa di bawah kepemimpinan Bupati Maesyal dan Ibu Intan,”
ujarnya. (Danu)
Komentar
Posting Komentar